19 April 2014

Shalat Sunnah Rawatib


Shalat Sunnah Rowatib
adalah shalat sunnah yang waktu pelaksanaannya  mengiringi shalat fardu lima  waktu. 
Shalat sunnah rawatib dilakukan sebelum atau sesudah shalat fardu.


Rawatib Qobliyah
Shalat Sunnah Rawatib yang dikerjakan sebelum shalat fardu.

Rawatib Bakdiyah
Shalat Sunnah Rawatib yang dikerjakan sesudah shalat wajib.

Shalat Sunnah Rawatib itu bila ditinjau dari segi hukumnya terbagi dua : 
a.    Shalat Sunnah Rawatib Muakkad 
       yaitu  shalat sunnah rawatib yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan, 
       karena selalu dikerjakan oleh Nabi Muhammad Saw. 

Shalat Sunnah Rawatib Muakkad terdiri dari :
1)    Dua rakaat sebelum shalat Subuh.
2)    Dua rakaat sebelum shalat Zuhur.
3)    Dua rakaat sesudah shala Zuhur.
4)    Dua rakaat sesudah shalat Magrib.
5)    Dua rakaat sesudah shalat Isya

b.   Shalat Sunnah Rawatib Ghoiru Muakkad 
      yaitu  shalat sunnah rawatib yang kurang dianjurkan untuk dilaksanakan, 
      karena Nabi Muhammad Saw tidak selalu melaksanakannya.  
 

Shalat sunnah Rawatib ghairu Muakkad terdiri dari :
1)    Dua rakaat sebelum Shalat Zuhur.
2)    Dua rakaat sesudah Shalat Zuhur.
3)    Empat rakaat sebelum Shalat Ashar.
4)    Dua rakaat sebelum Shalat Magrib.
5)    Dua rakaat sebelum Shalat Isya.
 

Mempraktek Shalat Sunnah Rawatib                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            
Cara melaksanakan Shalat Sunnah Rawatib baik sebelum mapun sesudahnya (qobliyah dan ba’diyah) dikerjakan dua rakaat, sama dengan shalat fardu baik gerakannya maupun bacaannya, tetapi yang berbeda hanyalah niatnya.

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan shalat sunnah rawatib sbb:
1.   Tidak didahului azan dan iqomah.

2.   Dilaksanakan secara munfarid (sendirian).

3.   Bacaannya tidak dinyaringkan.

4.   Jika lebih dari dua rakaat, maka setiap dua rakaat satu salam.

5.   Sebaiknya tempat mengerjakan sholat rawatib pindah sedikit dari tempat mengerjakan sholat
      fardu.

6.   Diutamakan pada rakaat pertama membaca Surat Al Kafirun, 
      dan pada rakaat kedua membaca Surat Al Ikhlas.

7.   Diawali dengan niat menurut macam sholatnya.